DEPOK –  Pelaku pembacokan yang membuat putus jari tangan Sahfi Rizki (19) ditangkap anggota Buser Polsek Pancoran Mas pelaku di daerah Cipayung, Kota Depok, Kamis (9/5).

Penangkapan pelaku BS (18)  yang masih pelajar kelas 3 SMA tersebut dipimpin langsung Kanit Reskrim Iptu Hendra dan Kanit Buser Ipda Abu. Pelaku ditangkap, saat sedang berjalan di Jalan Sempu, Cipayung.

Peristiwa pembacokan korban Sahfi terjadi  di Jalan Koni II RT.02/02, Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (7/5) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan, dalam aksinya pelaku seorang diri menyerang korban dengan menggunakan celurit hingga mengenai jari telunjuk tangan sebelah kiri hingga putus.

“Akibat serangan  sadis tersebut, korban kehilangan jari  telunjuk dan mendapatkan perawatan intensif di RS Fatmawati. Identitas pelaku kita pegang berdasarkan hasil penyelidikan anggota di lapangan. Dengan cepat  pelaku berhasil ditangkap,” ujarnya kepada Poskota.

Mantan anggota Sat 1 Gegana Korps Brimob Kelapa Dua Depok ini mengungkapkan, berdasarkan barang bukti rekaman video amatir yang direkam warga di TKP,  Pelaku BS sambil mengancung-ancungkan celurit mencoba mengancam teman korban namun Sahfi mencoba mendorong temannya itu malah menjadi sasaran pembacokan korban.

“Pelaku saat kejadian berboncengan menggunakan motor Honda Vario. sedangkan keempat motor milik temen-temennya hanya melihat tidak ikut menyerang,” tambahnya.

Pelaku ini menamai dirinya sebagai kelompok geng Sempu yaitu sebuah nama Jalan yang ada di daerah Cipayung.

“Pelaku masih kita periksa lebih dalam oleh penyidik di Mapolsek Pancoran Mas. Akibat ulahnya pelaku dikenakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana diatas lima tahun,” ujarnya. “Barang bukti hasil kejahatan pelaku disita petugas yaitu sebilah senjata tajam dan satu unit motor Honda Vario putih.” (angga/tri)