JAKARTA – Karopenmas Divisi Humas Polri, Dedi Prasetyo, menyebut teroris EY sebagai pemilik dua bom pipa di toko HP Wanky Cell adalah seorang pimpinan JAD Bekasi.

“EY ini yang melatih. Dia jadi mentor tersangka SL, S, dan T dalam merakit bom,” ungkapnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

Dedi mengatakan kualitas bom buatan EY lebih baik dibanding muridnya. Diektahui dua bom pipa yang ditemukan di Bekasi daya ledaknya sama dengan puluhan bom pipa yang diledakkan teroris di Sibolga.

“Ini high explosif. Kalau di Sibolga low explosif. Jumlahnya banyak tapi kecil, tapi kalau yang ini sedikit tapi daya ledaknya seluruh bom di Sibolga. Di kelompok radikal dikenal bahannya mother of satan,” jelas dia.

Menurutnya, kemampuan EY yang masih 18 tahun dalam merakit bom cukup baik. “Ini yang disesalkan. Anak-anak muda begitu mudah terpapar radikalisme,” ucapnya. “Kepada YM, tersangka EY melatihnya merakit bom dan kemampuannya sama dengan tersangka T yang ditembak Densus 88 minggu kemarin.” (cw2/yp)