TRIBUNNEWS.COM – Pesatnya perkembangan teknologi membuat semakin menyempitnya kegiatan sosialisasi, terutama pada anak-anak.

Banyak orangtua khawatir, perkembangan kreativitas anak akan tergantung pada gadget.

Soal itu, Rumah Pohon Alpha di Taman Alfa Indah, Joglo, Jakarta Barat memberikan solusi untuk membantu perkembangan kreativitas anak tanpa gadget.

Pemrakarsa Rumah Pohon Alpha, Ferli Andina bertutur semestinya masa kanak-kanak yang merupakan golden age harus dimanfaatkan untuk hal-hal lebih kreatif.

Beberapa orangtua masa kini yang khawatir dengan pendidikan dan masa depan anaknya, lebih memilih mengedepankan kegiatan akademik ketimbang kegiatan kreatif dan bermain untuk anak-anak.

“Ketimpangan ini dapat menghadirkan beban dalam kehidupan anak, sehingga hal tersebut dapat menggangu perkembangan psikologi anak. Sebab utamanya, bermain adalah hak anak-anak,” ujar Ferli di di Rumah Pohon Alpha – Laboratorium Kreativitas, Selasa (24/12/2019).

Rumah Pohon Alpha bukan seperti tempat belajar yang mengedepankan nilai akademik, namun lebih berfokus mengedepankan interaksi sosial, keceriaan, serta kreativitas untuk anak-anak.

Kegiatan yang dilakukan setiap hari sabtu dan minggu, dalam sehari ada dua kegiatan berbeda-beda mulai dari memasak, melukis, menjahit, menari, serta kerajinan tangan.

“Semua kegiatan yang dilakukan di Rumah Pohon Alpha bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak dan menumbuhkan nilai-nilai sosial agar anak mampu berinteraksi dengan baik di Lingkungannya,” tambahnya.

Untuk setiap kegiatan/ kelas kreatif di Rumah Pohon Alpha peserta pun dibatasi dengan max 10 anak, agar anak-anak bisa fokus berkegiatan dan dapat bersosialisasi secara efektif diantara mereka.

Dalam setiap kegiatannya juga dibatasi berdasarkan range usia anak-anak seperti 2-4th, 4-8 tahun, dan usia 8-12 tahun.