JAKARTA – Tak semua daycare di sekitar kita cocok dijadikan lembaga untuk mengawal tumbuh kembang anak di tahun emasnya. Perlu kecermatan agar dapat mengenal daycare yang bagus untuk anak.

Pemerhati anak Crissinda Sutadisastra mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan para orangtua saat memilih daycare.

“Cari tahu, berapa lama daycare tersebut didirikan, jumlah alumninya, siswanya berapa banyak,” kata Crissinda Sutadisastra, Minggu (22/12/2019).

Menurut Crissinda, daycare yang bagus dapat menjelaskan kurikulum apa saja yang dijadikan acuan dalam mendidik anak. Penerapannya sesuai dengan karakteristik anak yang ‘unik’.

“Pemerintah memiliki acuan yang dinamakan Petunjuk Teknik Penyelenggaraan Tempat Penitipan Anak,” ujarnya.

Di sana ada informasi orangtua dan pendidik agar dapat menjalankan daycare yang baik sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kurikulum yang diterapkan dapat menstimulasi tumbuh kembang anak. Memiliki sensory play, mengajarkan kemampuan bahasa, kinestetik, interaksi sosial pada sesamanya, maupun life skill seperti potty training, makan sendiri, dan sebagainya.

“Di Flying Star Daycare, anak mendapat makan tiga kali dan snack, seperti puding, buah, dan cookies homemade yang boleh diambil kapan saja,” katanya.

“Kami menjaga anak-anak selama 12 jam sehari. Bahkan di pagi hari saat anak masih tidur sudah dibawa dan diserahkan ke kami,” ucap Wakil Kepala Sekolah Flying Star Daycare ini.

Anak-anak dibekali pendidikan formal, agama, dan skill sesuai minat mereka. “Flying Star Daycare memberikan fasilitas laboratorium bahasa Inggris, arena olahraga, seperti kolam renang, sepak bola, dan bola basket, serta laboratorium musik.” (tiyo/tri)